MENELUSURI perkembangan lagu pop Bali, sulit rasanya lepas dari nama Widi Widiana. Bagaimanapun, penyanyi asal Kuta ini pernah memberi warna tersendiri dan memunculkan semacam trend baru lagu pop berbahasa Bali dengan sentuhan nuansa musik mandarin. Sebut misalnya “Sesapi Putih” yang melejitkan namanya sebagai bintang di pertengahan 90-an. Hingga awal 2000-an, sebelum trend grup band dengan musik rock berbahasa Bali muncul, popularitas Widi Widiana belum tertandingi. Tak heran ketika Widi Widiana lama tidak muncul setelah terakhir melepas “”, banyak yang bertanya-tanya, ke mana gerangan pelantun “Janji Bulan November” ini?
Saat dihubungi BM2, Widi Widiana langsung merespons pertanyaan penggemarnya itu. “Saya nggak kemana-mana. Memang sih ada kegiatan, usaha kecil-kecilan, tetapi bukan berarti saya banting stir, tidak menyanyi lagi,” ujarnya.
Widi mengakui, belakangan intensitas pemunculannya di hadapan publik memang sangat jarang. Sesungguhnya ini bisa dimaklumi, karena secara menyeluruh pentas musik atau lagu Bali juga tidak seramai dulu. Selain itu lesunya peredaran rekaman berbahasa Bali turut berpengaruh. Ia pun menampik anggapan kalau ada kesan menyerah, lalu memutuskan untuk berhenti atau meninggalkan lagu pop Bali. “Sedikit pun tidak ada rasa menyerah atau keinginan untuk meninggalkan lagu Bali. Ketika kondisi memang tidak sebagus awal 2000 saat lagu Bali sedang booming, saya Cuma memutuskan untuk mengambil jeda saja, sambil mempersiapkan apa yang harus saya lakukan ke depan,” jelasnya.
Keyakinan Widi untuk tidak menyerah dan percaya masih bisa berbuat sesuatu untuk lagu pop Bali tentunya bukan keyakinan dalam diri sendiri saja. Tak jarang saat pergi ke manapun, banyak yang bertanya-tanya, kapan ia akan muncul lagi. Pun, masih banyak yang menyatakan rindu atau kangen mendengar lagu-lagu Widi Widiana yang lama. Hal inilah yang kian menguatkan tekadnya untuk tetap bertahan.
“Memang cukup lama saya belum merilis album baru. Sesungguhnya materi sudah ada, bahkan sudah selesai digarap 100 persen. Sekarang tinggal menunggu saat yang tepat untuk muncul lagi. Segala sesuatunya tentu perlu dipersiapkan, agar jangan sampai saat muncul lagi, tidak ada kesan atau sesuatu yang istimewa,” ujarnya.
Untuk penggarapan album barunya, Widi Widiana mengaku santai-sangai saja, tidak ada beban, tidak dikejar target kapan harus kelar atau dirilis. “Pastilah lihat situasi dulu, mengingat pasaran tidak sebagus yang dulu. Jadi tidak usah nekad atau asal bikin… Ya, semoga saja apa yang akan saya keluarkan nanti bisa mengobati kerinduan penggemar di seluruh Bali,” demikian Widi yang mengaku ada pemikiran untuk satu saat menggelar semacam konser nostalgia dengan menyanyikan lagu-lagu lamanya yang pernah menjadi hits.

November 1, 2008 pukul 11:56 pm |
wah wah wah,… bli Widi ini membantuku berlatih bagaimana mengedit video klip yang yahud,… semoga beliau masih ingat akan diriku,.. wahahahhaa….
Desember 24, 2008 pukul 6:29 pm |
Sesapi putih mekeber ring taman la..La..La..
Q jd igt wkt doeloe,laguny booming bgt..Tp syng krg wwidiana lg redup, mungkin warna musik dr lguny bli ini kali yg bikin bosen coz gaya aransmenny gitu2 aja dr dulu,trlalu klasik! Ntar kl mw muncul lg usahakan pke gaya yg baru ya,yg lbih fresh,atraktif,n kreatif. Biar jadi trendsetter lagi kaya dulu smwnya ngikutn w.widiana.
nlearning.wordpress.com
Maret 26, 2009 pukul 2:24 am |
baaahhh…..
band indie yang masuk nominasi ga berbobot!!!!
nymphea jiplak utopia dan coklat…
discotion pill ngejiplak habis-habisan band dari jepang “BOOM BOOM SATTELITES”
the dissland sok pengen jadi ramones..
painfull by kisses ga jelas aliran musiknya!!! red jumpsuit apparatus dan saosin bgt…..
ed eddy and residivis sok menggurui orang, eh bung semua orang uda pada pintar karang!!!!! s1, s2 uda kayak sampah, dimana-mana.
adduuuhhh, apalagi yang lainnya……
palsu dalam bermusik….
malu dong sama nama BM2, liat kebawah mas2 dan om2..
banyak sekali band indie bali selain mereka yang berhak mendapatkan nominasi, sayangnya kalian tidak pernah mencoba mencari, seakan mereka tak pernah tersentuh oleh media…
mari buka mata kalian, band bali yang sukses duluan diluar itu gampang di search..
musiknya pun luar biasa, original…
sekarang jaman internet om, korek aja beritanya
April 8, 2009 pukul 7:46 pm |
bagaimanapun juga widiwidiana tetap the best, suaranya, tehnik vocalnya, stylenya, lagu-lagunya, pokoknya enak n g ngebosenin di dengar, semoga beliau tetap terus bekarya demi penggemar-penggemarnya
Mei 21, 2009 pukul 12:41 pm |
pokoknya bli widi penyanyi yang paling saya sukai, karena berkarisma. sukses selalu
September 11, 2009 pukul 11:59 am |
all the best 4U bli widi…lagune di album gek cantik luwung banget..